LOGIN ADMIN DINAS / OPERATOR
FOTO KEPALA DINAS

H. Jamaluddin Saleh S.Pd
NIP. 196807261997021004

Gendong Buku, Cara Josep Budayakan Membaca
Ditulis oleh : Admin HS - Bidang :

15 Mei 2019 - 13:13:57 WIB

Musim tanam dan panen sangat penting bagi warga Desa Sajau, Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan. Orangtua, anak muda dan anak sekolah, pergi meninggalkan rumah menuju ladang dan sawah. Begitu juga dengan Josep. Ia juga pergi ke ladang, tapi bukan untuk bertani. Ia mengendong buku-buku bacaan bagi warga di sana. Mereka menyebutnya TBM Gendong.

Matahari sudah sampai di puncak, ketika anak-anak membersihkan lahan di sekitar SDN 005 Tanjung Palas Timur. Lahan sekolah itu luas. Saat-saat tertentu dimanfaatkan sebagai kebun bersama. Hari itu siswa dan guru bersama-sama menanam aneka sayuran, kacang dan buah. Sebagai anak petani, mereka sudah bisa bekerja di ladang.

Josep datang menghampiri anak-anak itu. Seperti biasa, Ia juga membawa buku-buku cerita. Anak-anak segera mendekatinya. Mereka duduk melingkar di bawah batang sebuah pohon. Mata mereka terpaku kepada Josep. Mereka tak sabra mendengarkan Josep membacakan cerita.

Josep punya ‘sihir’ ketika bercerita. Mimik wajah, gerak tubuh dan artikulasi suaranya, berhasil memikat hati anak-anak. Berkali-kali mereka dibuat tertawa terpingkal-pingkal. Siang itu mereka benar-benar menikmati cerita dari Josep.

Kegiatan ini sudah dilakoniJosep sejak 4 tahun lalu. Ide ini didapat dari tingginya minat membaca warga ke Ruang Tunggu Pintar di PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Pelita Ilmu. Ruang tunggu di PKBM itu awalnya ditujukan bagi warga untuk menunggu anak selesai belajar di PKBM dan PAUD. Sambil menunggu mereka bisa membaca buku. Bangunan PKBM ini terletak tidak jauh dari sekolah. ”Tetapi setiap kali musim tanam dan panen tiba, warga yang datang berkurang banyak, mereka semua pergi ke ladang dan sawah,” tutur Josep.

Membaca merupakan kegiatan penting bagi anak-anak. Tapi banyak anak kekurangan jam membaca, karena harus pergi ke ladang membantu orangtua. Josep dan pengurus PKBM Pelita Ilmu ingin menjangkau anak-anak dan warga yang ada di ladang itu. Lalu muncul ide TBM Gendong.”Kami terinspirasi dari Jamu Gendong yang mendatangi orang-orang. Kami berpikir kenapa tidak menggunakan keranjang untuk membawa buku-buku,” tambah  Josep.

Josep biasanya menjalankan TBM Gendong sepulang mengajar di SDN 005 Tanjung Palas Timur. Ia guru kelas lima. Setiap kali mengendong buku, Pak Josep bisa membawa 100 buku. Beratnya sampai 20 kilogram. Ia biasanya membawa buku-buku itu sampai 2 kilometer jauhnya. “Biasanya saya pakai sepeda motor dulu sampai jalan yang masih bisa diakses. Setelah tidak bisa lagi, barulah saya jalan kaki,” terang.

Josep mengatakan, warga suka sekali membaca buku-buku agama dan pertanian. Mereka biasanya pesan agar buku-buku seperti itu lebih banyak dibawa. Sedangkan anak-anak suka membaca buku cerita. “Saya juga membacakan cerita untuk mereka,” tuturnya.

Keterbatasan jumlah dan jenis buku, menjadi tantangan bagi Josep. Minat membaca yang sudah mulai meningkatkan, mengharuskan adanya suplai buku baru. Walau begitu Ia tidak menyerah. Josep akan terus mengendong buku untuk warga, selama Ia masih kuat melakoninya (EH)

 

JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut operator Simda-BMD tentang Simda Onlinenya
Sangat Bagus
Bagus
Sangat memudahkan pengentrian

HASIL POLLING
PENGUMUMAN TERBARU
AGENDA DINAS TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 127471 kali